Oleh : Kudung Khantil Harsandi Muhammad
Pertanyaan : Wudhu fungsinya adalah untuk menghilangkan hadats dan akan batal kalau ada hadats. Tapi wudlu ini kalau hadatsnya hilang malah menyebabkan wudlunya batal. Apa hayoooww ?
Jawabannya; adalah wudhunya orang yang tidak bisa berhenti hadatsnya (da'imul hadats), seperti wanita yang terus menerus mengeluarkan darah istihadhoh, dan orang yang terus menerus mengeluarkan air kencing. Sebab wudhu yang dikerjakan oleh orang yang terus menerus berhadats dianggap sah karena dhorurot, jadi apabila sudah tidak dalam keadaan dhorurot yaitu saat darah atau kencingnya berhenti maka wudhunya dihukumi batal.
Referensi : Al-Asybah Wan-Nadho'ir Lis-Suyuthi, Juz : 1 Hal : 427
ضابط : قال ابن القاص أيضا: لا تبطل الطهارة طهارة إلا في المستحاضة والسلس وعبر الإسنوي في ألغازه عن ذلك بقوله: لنا طهارة لا تبطل بوجود الحدث وتبطل بعدمه وهي: طهارة دائم الحدث
.........................................................................
Baca juga posting-posting berikut ini:
Volume air 2 kulah dan ukuran wadahnya
Penjelasan mengenai air sedikit dan air banyak
Status hukum air yang menjadi jernih dan tak berbau setelah diberi obat
Sucikah air hasil pengeboran yang keruh dan berbau ?
Hukum bersuci dengan air yang direbus
Hukum penggunaan air musyammas (air yang panas karena sinar matahari)
Volume air 2 kulah dan ukuran wadahnya
Penjelasan mengenai air sedikit dan air banyak
Status hukum air yang menjadi jernih dan tak berbau setelah diberi obat
Sucikah air hasil pengeboran yang keruh dan berbau ?
Hukum bersuci dengan air yang direbus
Hukum penggunaan air musyammas (air yang panas karena sinar matahari)